[FanFiction] A Conffension


 

Author : Dennha Park ( @nabilagaemgyu )

Tittle : A Confenssion

Cast : Hmmm nugujii ???

Type : Oneshoot. Ficlet

Disclamer : Muncul secara tiba-tiba karena dapat mention confenssion di Twitter

 

=====================================================

“Hei!”

Kudengar samar-samar seseorang berseru di belakangku, namun aku tetap berjalan tanpa menghiraukan seruan itu. Aku tidak tahu apakah seruan itu ditujukan kepadaku atau bukan. Namun jika melihat kondisi koridor sekolah yang kosong melompong kecuali aku, membuatku yakin seruan itu ditujukan kepadaku.

“Hei, berhentilah!”

Barulah aku berhenti berjalan dan berbalik ke arah belakang. Ada seorang namja yang mengenakan seragam yang berbeda denganku sedang berdiri sepuluh meter dariku dan menatapku. Salah satu sudut bibirnya terangkat keatas. Aku bergidik, smirknya itu membuatku agak sedikit takut dan merinding. Bisa kurasakan ada hawa aneh yang menyelimutiku sekarang.

Aku menjadi sedikit khawatir. Masalahnya adalah tidak ada siapapun dikoridor ini selain aku dan namja misterius itu. Bisa saja namja itu mempunyai niat buruk kepadaku dan tidak ada orang yang bisa menolongku jika tempat ini sepi. Karena terlalu sibuk berpikir kemungkinan terburuk yang bisa ku dapatkan jika terus berada di koridor sekolah ini, aku tidak menyadari namja misterius itu memperkecil jarak diantara kami.

“Apa yang mau kau lakukan?” tanyaku gugup. Aku berjalan mundur beberapa langkah kebelakang. Mataku hampir tidak mempercayai apa yang ku lihat sekarang. Namja misterius itu ternyata terlihat sangat tampan dengan dari pita birunya itu.

“Kau bahkan terlihat lebih cantik jika dilihat dari dekat,” kata namja itu. Sementara otakku masih terlalu lama untuk mengerti kalimatnya itu. Dan ketika otakku mengerti, aku hampir tersedak dengan air ludahku sendiri.

“Jangan mengejekku. Bahkan diubah bagaimanapun wajahku tetap jelek seperti ini. Jadi berhentilah bergerak,” kataku sambil memberikan isyarat dengan tanganku untuk berhenti berjalan mendekatiku.

“Gadis bodoh. Berhentilah merendahkan dirimu karena kau tidak terlihat yang seperti yang kau bayangkan.”

“Bodoh? Kau menyebutku bodoh? Apa kau tidak tahu kalau aku…,” belum sempat aku menyelesaikan kalimatku namja misterius itu memotongnya.

“Kau adalah murid yang selalu menduduki peringkat pertama di kelas maupun di seluruh sekolah. Lahir tanggal 29 Desember. Terobsesi untuk tinggal di Italia suatu hari nanti. Menyukai warna biru dan hitam. Tidak menyukai rasa kimchi dan lebih suka makan jajangmyun. Tidak menyukai terong, labu putih, wortel ataupun tomat. Music bergenre ballad adalah music favoritemu. Tidak suka bila ada seseorang yang mengganggumu disaat kau sedang sibuk ataupun kau sedang ingin sendiri. Suka berjalan-jalan ke taman ketika pulang sekolah dan duduk disana selama 30 menit setelah itu pergi ke tempat lain. Menurutmu apalagi yang kulupakan tentangmu?”

Aku hanya melongo mendengar kalimat-kalimat yang keluar dari mulutnya. Karena semua fakta-fakta tentangku itu semuanya benar. Darimana dia bisa tahu tentang itu.

“Kau … kau penguntit kan?” tebakku. Bukan main kerasnya jantungku berdetak. Kelihatannya dia memang penguntit. Dan tanpa babibu aku segera melarikan diri ke pintu gerbang sekolah. Namun dia dengan cepat dan tangkas menyusulku dan menahan lenganku.

“Aku tidak seperti yang kau pikirkan. Kau hanya perlu mendengar penjelasanku. Setelah ku katakan apa yang ingin ku katakan padamu, kau bisa pergi.”

“Park Yong Na. Aku menyukaimu. Jadilah kekasihku.”

End

Maaf😄 … Saya bikin ef ef gaje…. Gara-gara dapat menfess yang isinya kayak kalimat yang paling akhir. Jadinya kayak gimana gitu padahal cuma menfess. Yang ngirimin menfess itu makasih ya meski gue ga tau siapa. Love yaa~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s