My World Today : I Just Wish :’)


Tadi pagi bangun seperti biasa 06 AM lewat sedikitlah. Rencananya sih pengen cepat-cepat datang kesekolah, tapi Mbak eh lama dandannya. Jadi molor deh. Soalnya jam pertama-kedua itu TIK. Taulah Kak Tiwie nggak akan mengabsent lagi yang udah terlambat dan setiap kali terlambat nilai akhir kita nanti dikurangin 5 poin. Aku sudah 2 kali terlambat soalnya. Jadi kalau terlambat lagi, mau hancur bagaimana lagi nilai TIK kuuu~~

Pas nyampe di sekolah, lagi markir motor di tempat strategis supaya pulangnya bisa langsung keluar. Entah lagi beruntung si ‘Oppa’ lewat dengan senyuman. Wahhh kayak mau meleleh , kalau ingat dia bentar lagi lulus rasanya sedih. Nggak bisa liat dia lagi dan gak ada lagi alasanku buat izin ke toilet.

Karena kelasnya ‘Oppa’ itu ada di dekat toilet. Aku berlarian di sepanjang koridir menuju kelas. Padahal masih banyak orang-orang yang baru datang kayak aku. Namun, dongkol banget pas masuk ke kelas. Yang datang kurang lebih 15 orang doang, Kak Tiwie juga masih berdiri di depan kelas.

Tapi tergambar jelas wajah kesalnya Kak Tiwie, karena yang piket belum datang. Jadi sepanjang pengambilan nilai praktek dipenuhi dengan ceramahnya. Seperti yang Eomma bilang kalau anak-anak sekarang kalau di nasehati selalu masuk telinga kiri keluar lewat telinga kanan, seperti itu lah juga anak kelas IPA 3. Barangkali ini lebih parang, mereka pada nggak punya telinga.

Sudah dibilangin jangan ribut selama praktek berlangsung, tetap aja heboh sendiri di bagian belakang kelas. Bagaimana Kakk Tiwie nggak mau marah. Aku sih cuek-cuek aja dengerinnya sambil ngerjain tugas Biologi karena harus dikumpulin besok. Karya Ilmiah juga SUDAH HARUS di kumpul besok, padahal belum rampung. Bagaimana mau rampung kalo yang ngerjain cuma AKU seorang, padahal itu tugas kelompok.

Mungkin sebaiknya, aku harus melatih rasa ketidak’tega’aanku sekarang. Karena aku tidak pernah tega mencoret nama mereka (teman sekelompok) dari Karya Ilmiah itu secara mereka itu teman terdekat. Nanti yang ada malah aku tidak enak sendiiri.

Back to the topic, terus tiba-tiba teman aku nyeritain mimpinya tentang aku. Jadinya, aku penasaran. Jarang-jarang ada temenku yang ngimpiin aku. Dia bilang gini,

“Na, semalam aku mimpiin kamu.”

Aku dengan wajah serius, “Apaan?!”

“Aku mimpi kamu punya anak cowok, Manis, Na!”

Senyumku disitu mengembang. Sejak baca ffnya HeeShinju yang ADFL itu, aku jadi ingin punya anak cowok. Pokoknya aku mau banget gede dan menikah terus punya anak. Lebih mau lagi kalo yang jadi suaminya itu KYU~ . Oke, lupakan saja kalimat terakhir. Impossible banget deh.

“Cowok ? Yang benar?! Ayahnya siapa ?”

Temanku itu diam sebentar. Kayak kelihatan ragu-ragu bilang siapa ayahnya.

“Siapa sih?”

“Itu anakmu dengan Mr.K”

Woahhh… seandainya Mr.K belum buat aku sakit hati mungkin aku senang dengar itu. Tapi sekarang, ingat dia pernah jadi orang yang ku suka aja amit-amit.

“Nggak ah. Aku nggak mau punya anak sama dia.”

“Ini cuma mimpi, Na. Trus yang ngurus anakmu itu Mr.J, loh. Waktu Mr. J liat anakmu itu dia langsung gendong trus dia cium-cium gitu. Pokoknya Mr. J itu sayang sama anakmu.”

Perkataan temenku ini malah tambah buat gue nyesek. Aku juga pernah suka sama Mr.J, mungkin sekarang juga masih. Tapi karena ada temanku yang lain yang juga suka sama Mr.J, aku akhirnya memendam rasa suka itu. Nggak mungkinlah aku nusuk teman sendiri.

Jadi ingat cerita Edward-Bella-Jacob di buku terakhir Twilight. Kan si Jacob mengimprint anaknya Bella dan Edward, serasa si Mr.J mengimprint anakku sama Mr.K juga.

“Nggak.Nggak. Mimpimu ngaco.”

“Beneran, Na. Nggak tau kenapa, aku bisa mimpi begitu.”

“Jangan kasih tau yang lain ya.”

Dia-aku setuju. Entah kenapa, sampe saat ini, menit ini, detik ini, aku masih kepikiran cerita temenku itu.

Pokoknya masih sakit hati sama Mr.K , dosanya itu tidak bisa dimaafkan. Salahku juga, yang bisa-bisanya terjebak sama dia. Ah, ingatnya bikin aku ingin sekali membakarnya idup-idup. Tapi di sisi lain, disamping semua rasa benciku, ternyata masih ada rasa harap sedikit padanya. Nggak boleh…..huwweeeeee….

Nappeun namja…!!!!

Pergi aja loe ke laut. Supaya ‘Dia’ dan Aku, SERI. Aku nggak bisa, ‘DIA’ juga harus nggak bisa !!

Jadinya aku kayak bermuka dua. ==” ah EPen deh buat gue!!

—————

BONUS PIC

Unyu unyu.. suami impian gue …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s